Oktober identik dengan musim gugur, dimana daun-daun berjatuhan. Masa musim gugur itu pun menjadi indah karena warna daun-daun dari pepohonan berubah menjadi warna warni ada coklat muda, merah dan kuning. Entah kenapa Oktober lebih identik dengan warna kuning. seperti halnya janur kuning dalam pernikahan. Ya oktober tahun ini gue merasakan ada perbedaan dari bulan-bulan sebelumnya, bulan ini tuh jumlah pernikahannya banyak banget.Entah itu syarat pernikahan, entah itu petuah orang tua untuk menentukan bulan baik, dan bulan baik tersebut jatuh pada bulan oktober ini, atau memang sang calon suami istrilah yang menentukan pernikahan mereka. Setiap gue jalan selalu ada tenda yang tertata rapi dan penuh hiasan. Tidak sampai disitu, memang warna kuning identik dengan janur yang melengkung membuktikan adanya persatuan antara sepasang kekasih yang saling mencintai, tapi kita lupa warna kuning pun juga sebagai pesan duka pada bendera kuning, pesan tersebut iyalah terdapat orang yang meninggal dan rasa kehilangan dari keluarga mayat tersebut.
Ya menurut gue mungkin hukum alam yah? jumlah suka orang-orang akan berbanding lurus oleh jumlah duka orang-orang. Tadi pagi gue mulai kuliah dan jalanan banyak yang ditutup karena banyak acara di kampung gue. Mau parcaya atau engga gue ngelewatin tenda sederhana 2 ber-bendera kuning dan 2 tenda mewah untuk pernikahan. bukan suatu ke banggan juga nikah di bulan oktober dan ga ada salahnya juga nikah di bulan ini.
Dari artikel ini gue cuman mau ngasih informasi yang gue resahkan ajah sih. bukan untuk merubah mindset kalian untuk merubah jadwal nikah atau membuat larangan terhadap pernikah di bulan oktober. Gue harap hal ini hanya kebetulan ajah, yang jelas, hal yang gue simak bahwa jumlah orang meninggal di bulan ini sama banyaknya dengan jumlah orang menikah. Ada yang menyatu dan pasti ada yang berpisah.
curhat jup?
BalasHapuseaaaaa
eh admin edan . komen tuh buat pendatang -_-
BalasHapus